TUTORIAL mahasiswa

Perencanaan SDM

Amir Tengku Ramly 

Proses Perencanaan SDM (Mondy, 2011)

Menurut Mondy (2008: 108) Perencanaan SDM adalah proses sistematik untuk mencocokkan pasokan karyawan internal dan eksternal dengan lowongan pekerjaan yang diperkirakan muncul dalam organisasi sepanjang periode waktu tertentu. Sedangkan Milkovich & Nystrom dalam Suwatno (2011:45) berpendapat bahwa perencanaan SDM adalah proses peramalan, pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang tepat, yang sangat bermanfaat secara ekonomis. Perencanaan SDM baik berdasarkan kepentingan individu dan kepentingan organisasi harus mempunyai tujuan yakni menghubungkan sumber daya yang ada untuk kebutuhan organisasi di masa yang akan datang.

Menurut Noe, et al (2010: 245) tahapan dalam proses perencanaan SDM adalah didahului oleh peramalan (forecasting), yakni upaya untuk menetapkan penawaran dan permintaan untuk berbagai jenis SDM. Sasaran utamanya adalah kemampuan memperkirakan bidang-bidang di dalam organisasi dimana akan ada kekurangan atau kelebihan tenaga kerja di masa yang akan datang.  Tahapan kedua dalam perencanaan SDM adalah penetapan sasaran dan perencanaan strategis.

Prinsip dalam Perencanaan SDM

  1. Prinsip pengintegrasian perencanaan SDM dengan strategi divisi lainnya, yang sesuai dengan strategi perusahaan
  2. Manajemen senior harus memberikan kepemimpinan yang menekankan pentingnya pengembangan perusahaan dengan melibatkan seluruh divisi dalam perusahaan
  3. Dalam perusahaan yang lebih besar, dapat dibentuk unit pusat perencanaan SDM, yang bertanggungjawb kepada manajer senior.
  4. Jangka waktu perencanaan SDM harus jelas dan perlu didefiniskan secara operasional
  5. Ruang lingkup dan rincian tentang perencanaan SDM harus ditetapkan.
  6. Perencanaan SDM harus berdasarkan informasi yang akurat dan komprehensif

Tujuan Perencanaan SDM

Menurut Veihzal Rivai dalam Suwatno (2011: 47) tujuan perencanaan SDM adalah:

  1. Menentukan kualitas dan kuantitas karyawan yang akan mengisi semua jabatan dalam perusahaan.
  2. Menjamin ketersediaan tenaga kerja masa kini maupun masa depan, sehingga setiap pekerjaan ada yang mengerjakannya
  3. Menghindari terjadinya mismanajemen dan tumpeng tindih dalam pelaksanaan tugas
  4. Mempermudah koordinasi, integrasi dan sinkronisasi agar produktifitas karyawan meningkat
  5. Mengelola kelebihan dan kekurangan karyawan
  6. Menjadi pedoman dalam menetapkan program penarikan, seleksi, pengembangan, kompensasi, pemeliharaan, kedisiplinan dan pemberhentian karyawan.
  7. Menjadi pedoman dalam melaksanakan mutase dan pension karyawan, dan
  8. Menjadi dasar dalam penilaian karyawan

Akatifitas Perencanaan SDM

Dalam Perencanaan SDM ada 2 aktivitas penting yang harus diperhatikan, yakni: penyusunan program tenaga kerja (manpower programming) dan penyusunan anggaran tenaga kerja (manpower budgeting). Dalam penyusunan program perlu dipertimbangkan dengan seksama mulai dari pengadaan tenaga kerja, pengembangan pegawai, program pemeliharaan pegawai hingga pemberhentian. Sedangkan dalam penyusunan anggaran yang penting untuk dipertimbangkan adalah analisis kebutuhan tenaga kerja dan anggaran yang tersedia.

Agar Perencanaan SDM efektif, dalam proses perencanaan SDM terdapat empat tahap yang perlu diperhatikan, yaitu: (1) Tahap Analisis Situasi, (2) Tahap Peramalan terhadap permintaan SDM, (3) Tahap Analisis tentang Penyediaan SDM, dan (4) Tahap Pengambilan Keputusan dalam Perencanaan SDM.  

Implementasi sistem perencanaan SDM yang baik dan efektif perlu didukung dengan pemilihan teknik terbaik. Menurut Nursanti dalam Suwatno (2011:55) Beberapa teknik perencanaan SDM yang dapat diimplementasikan dalam proses rekrutmen dan perencanaan karir adalah (1) Rekrutmen Identifikasi, (2) Perencanaan karir, dan (3) Evaluasi perencanaan SDM

Referensi:

Noe, R.A. et al (2010). Manajemen Sumberdaya manusia Mencapai Keunggulan Bersaing. Jakarta: Salemba Empat.

Mondy, R. Wayne (2011) Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta: Erlangga

Suwatno & Priansa, D.J (2011) Manajemen SDM dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s