HMI · Inspirasi Guru & Sahabats · Manajemen Leadership

Perkaderan HMI

Menjadi Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang bernafaskan Islam

Kajian kepakaran yg diselenggarakan Dewan Pakar Kahmi Bogor setiap 2 bulan sekali, kali ini pada pertemuan ke 4 memiliki warna yang berbeda. Selain diisi oleh kang Asep Saefudin mantan ketum cabang 1979-1980 yg juga saat ini sbg rektor universitas trilogi yang sdng bertumbuh pesat dengan warna technopreuner dalam tangan dinginnya beliau, juga karena isu perkaderan sedang hangat dikalangan alumni maupun kader HMI.. mungkin juga ini refleksi kader terhadap nilai-nilai perkaderan HMI yang perlu kebaharuan.

IMG-20160522-WA0078.. didukung juga dengan kasus SS yg melontarkan statement yg menyakiti hati para kader HMI seluruh Indonesia (baca tulisan sy ttg HMI bukan sekedar Organisasi)

Kajian kali ini juga menjadi unik karena diselenggarakan di cafe Jamilah.. cafe milik alumni ini… mas Kuswanto juga bagian dari perkaderan.. misalnya pilihan nama Jamilah.. ini adalah dampak dari insan pencipta yg merumuskan sesuatu secara kreatif. Jamilah berarti Jajanan Milk olahan dari buah2an.  Juga menjadi bernilai perkaderan karena cafe ini boleh difungsikan sbg tempat kajian2 untuk perkaderan.. smg jadi cafe yg berkah penuh Epos yg bernafaskan Islam.

FB_IMG_1464053349080

Pada kajian ini dapat disimpulkan.. setidaknya ada 5 nilai utama menurut kang Asep yang perlu diperhatikan dalam penguatan perkaderan yang fokus pada entrepreunership, yaitu: kejujuran, disiplin, good interpersonal skill, kerjasama, dan kerja keras. 5 nilai ini harus menjadi warna bagi aktifitas adik2 HMI dalam setiap momen perkaderan yang berlangsung baik komisariat, cabang, badko maupun PB.

Perkaderan dalam nilai2 merupakan upaya dan proses menegakkan kalimat thayyibah.  Kejujuran dan kedisiplinan merupakan bagian penting dari integitas kader yg dalam alquran diumpamakan sebagai akar yang kokoh.

Interpersonal skill adalah batang yg kuat yg terus bertumbuh… yg melahirkan networking dan nilai2 silaturrahmi yg menghantar pada tim yg saling belajar.. saling mengingatkan.. saling menjaga dan menjadi sahabat2 sukses dalam ridha Allah.

Kerjasama dan kerja keras adalah daun dan buah yang harus terus di improve dan ditingkatkan kebaikan.. kebagusan .. dan kemanfaatannya.. kuantitas dan kualitas dari kerjasama dan kerja keras menjadi sangat penting.

Integritas diri adalah prinsip perkaderan dengan mengedepankan kejujuran dan disiplin kader. Target nya ini menjadi belief system kader.. setiap kader harus memiliki keyakinan bahwa jujur dan disiplin adalah bagian yg bersenyawa dengan tubuh dan aktifitas kader.  Malu mengaku kader kalo tdk jujur dan tdk disiplin dalam aktifitas sehari2. Integritas diri akan menjadikan kader sebagai orang (kader) yg layak dipercaya (al amin). Dengan pribadi yg layak dipercaya maka akan mudah untuk menjalankan amanah. Pada bagian ini kader harus dilatih kecerdasan SQ dan EQ secara seimbang.

Interpersonal skill merupakan kompetensi yang harus diasah terus menerus lewat berbagai aktifitas dan hubungan di HMI..  etika.. cara berkomunikasi dan kemampuan berempati dengan orang lain merupakan kemampuan yg sangat diperlukan kader sebagai kompetensi sikap dan attitude para kader. Pada bagian ini kader haris di latih kecerdasan EQ dan IQ secara sinergis

Kerjasama dan kerjakeras merupakan action mencapai kesuksesan..  kader dalam tindakan2nya harus fokus pada upaya team work yg baik.. dan kerja dengan usaha yg kuat tidak mudah menyerah.. ia ibarat kerang mutiara yg siap menghadapi ujian2 yg ada. Masalah dan ujian2 adalah kebutuhan kader untuk jalan membesarkannya di masa depan. Pada bagian ini kader sangat perlu dilatih kemampuan atau kecerdasan AQ dan IQ secara kuat.

Mewujudkan insan akademis.. pencipta … dan pengabdi yg bernafaskan Islam merupakan konsep perkaderan segitiga emas.. yakni HMI…kampus…masyarakat. ketiganya adalah wadah tdk terpisahkan.. ketiganya wadah perkaderan yang saling menguatkan.. saling bersinergi … dan memiliki peran untuk memberi warna pada kader itu se diri. Sehingga kader2 HMI kelak bisa menjadi apa dan siapapun dengan tetap menyandang 3 nilai dasar yaitu.. muslim, intelektual dan profesional dalam bidang2 yg ditekuninya..

waallahualam.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s