HMI · Manajemen Leadership · Motivasi · Tulisan Populer

HMI bukan sekedar Organisasi

FB_IMG_1463134853286

Statement seorang pimpinan KPK Saut Situmorang, tiba-tiba menjadi sesuatu yang membuat seluruh kader HMI di seluruh Indonesia bergerak.. dan mengatakan sy HMI, sy LKI bahkan sdh LK3.. sy benci koruptor dan saya anti korupsi. Itulah sebagian statement kader2 HMI yg merasa terganggu dengan ucapan SS.

Sy sbg aktifis HMI era 90 an.. juga merasa terganggu dengan statement tsb. Sbg orang yg pernah menjabat sbg ketua bidang perkaderan sy tahu bahwa ucapan itu sangat tendensius dan memojokkan jutaan kader HMI dan seperti hendak menutup proses perkaderan yg telah berlangsung puluhan tahun, dan telah menghasilkan kader2 bangsa yg hebat2.

Kasus SS yang mengeluarkan statement ‘ngawur’ yg telah melukai hati para kader dan alumni HMI telah menjadi tonggak penting pasca reformasi bagi keberadaan HMI dihati para kader HMI. spontanitas ribuan kader dari ratusan cabang2 dan komisariat yg ada di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa nilai2 HMI telah melekat dan menjadi kekuatan bawah sadar para kadernya.

Bagi kami terutama saya HMI itu bukanlah sekedar organisasi tetapi HMI adalah wadah kami berhimpun melatih diri, merencanakan karir dan belajar melayani kehidupan sebaik mungkin. Sy yg sempat mengalami dan tinggal di Felicia yakni pusat aktifitas HMI cab Bogor merasakan bagaimana kami dikader secara formal maupun non formal.. saat kami jadi transisi kami diajarkan bgm melayani sebagai fondasi utama karakter seorang kader. Kami diajarkan berdiskusi dan mempertahankan argumentasi dengan tetap mengedepankan nilai2 insan cita..sbg insan akademis, pencipta dan pengabdi dgn frame muslim, intelektual dan profesional.

Dalam sejarah perkembangannya sejak kami ditempa melalui LKI sampai LK3 dan pusdiklat kepemimpinan kami ada dan berhimpun untuk saling menguatkan. Kami tidak meributkan kader yg pake kunut atau tidak.. celana ngegantung atau tidak.. Kami bersyukur atas keberagaman kami dan ikhlas atas menjadi bagian dari HMI serta yakin kami semua akan sukses untuk Indonesia yang lebih baik. Dalam sejarahnya kami betul2 ada untuk saling menguatkan para kader melalui jalinan silaturahmi yg tdk putus antar kader dan alumni.

Peristiwa SS bagi HMI merupakan bagian penting dari konsolidasi organisasi. kepedulian kader masih sangat kuat.. kami yang berada diberbagai ranah profesi merasa terusik dengan statement yang mengacak acak perkaderan kami.  Sejak pasca reformasi HMI sdh banyak ditinggalkan mahasiswa2 dikampus karena image salah ttg HMI. Mhs melalui propaganda media mengenal HMI hanya sebatas mengenal anak2 urakan yg suka berdemo.. sebatas kenal ulah politisi yg tercabut moral LK nya karena kemewahan dunia.

Kasus SS membuka mata kita semua bahwa HMI sangat beragam, sangat besar. Hmi ada dimana2.. dikampus dgn berbagai tingkat intelektualnya.. di desa2 yang jauh dari keramaian.. di sekolah2 seluruh Indonesia.. di perusahaan sbg karyawan atau para entrepreuner.. sbg peneliti, sbg dosen, sbg wartawan atau reporter, sebagai dai atau ust, sebagai peneliti, konsultan, aktifis LSM dan profesi2 lainnya. Kami sangat beragam dan karena itulah kami tidak bisa menerima statement SS hanya karena ulah bbrpa politisi korup kemudian SS mengenalisir para kader HMI sbg kader yg korup.

Kader2 HMI yg berada disemua lini tersadarkan bahwa HMI sebagai wadah berhimpun mereka sejak mahasiswa hingga alumni membutuhkan mereka u membela marwah HMI.. karena itulah kami bereaksi sama pada semua lini yg ada.. dgn tidak sepakat atas pernyataan SS tersebut.  Kami adalah bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia.. mempertahankan Indonesia dari penghianatan PKI.. mengisi kemerdekaan dgn label muslim.. intelektual dan profesional. Kami yakin usaha2 tsb akan sampai. Yakin Usaha Sampai menuju kemakmuran bangsa Indonesia yg bernafaskan Islam ..

HMI bukanlah sekedar organisasi tetapi telah menjadi wadah berhimpun untuk saling menguatkan,  telah menjadi jiwa setiap kader.. dan telah menjadi sistem perkaderan yang ada dalam darah kemerdekaan dan kemajuan bangsa Indonesia.

*Amir Tengku Ramly/kader HMI. Ketum Cab Bogor 1995-1996.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s